Tabooo.id: News – Kasus penusukan yang menewaskan turis asal Belanda di Bali memasuki babak baru. Polisi menduga dua tersangka telah melarikan diri ke luar negeri.
Data perlintasan imigrasi hingga Selasa, 24 Maret 2026, menunjukkan dua pria asal Brasil itu kemungkinan sudah meninggalkan Indonesia. Aparat kini memperluas pengejaran lintas negara.
Polisi telah menetapkan Darlan Bruno Lima San Ana (35) dan Kalyl Hyorran (29) sebagai tersangka dalam pembunuhan terhadap RP (49), warga negara Belanda.
Polisi Tetapkan Tersangka dan Ajukan Red Notice
Penyidik menjerat keduanya dengan Pasal 459 KUHP yang memuat ancaman pidana mati, penjara seumur hidup, atau penjara maksimal 20 tahun.
Selain itu, polisi juga menambahkan Pasal 458 ayat (1) KUHP dengan ancaman 15 tahun penjara serta Pasal 468 ayat (2) KUHP dengan ancaman 10 tahun penjara.
Polda Bali kemudian memasukkan nama kedua tersangka dalam Daftar Pencarian Orang (DPO). Polisi juga mengajukan permintaan red notice kepada Interpol untuk mempercepat proses penangkapan.
CCTV dan Bukti Mengarah ke Pelaku
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Bali, Kombes Pol Mulyawarman, menyebut penyidik telah mengantongi sejumlah bukti kuat.
“Wajah kedua tersangka terekam jelas oleh kamera CCTV di sekitar lokasi kejadian. Penyidik juga menemukan bercak darah pada sepeda motor yang mereka gunakan,” ujarnya saat konferensi pers di Mapolda Bali.
Meski begitu, polisi masih mendalami motif penyerangan. Penyidik menelusuri kemungkinan hubungan bisnis antara korban dan para tersangka.
Penyerangan di Depan Vila
Peristiwa berdarah itu terjadi pada Senin malam, 23 Maret 2026 sekitar pukul 22.50 WITA di sebuah vila kawasan Banjar Anyar Kelod, Kerobokan, Kuta Utara, Badung.
Saat kejadian, korban berada di vila bersama kekasihnya berinisial Pu (30).
Sekitar pukul 22.00 WITA, mereka hendak keluar dari vila ketika dua pria tak dikenal datang menggunakan sepeda motor.
Korban kemudian meminta kekasihnya masuk kembali ke vila dan mengunci pintu. Tak lama kemudian, kedua pelaku menyerang korban menggunakan pisau hingga korban mengalami luka parah.
Setelah melakukan penyerangan, pelaku melarikan diri dari lokasi kejadian. Korban sempat mendapat pertolongan, namun nyawanya tidak berhasil diselamatkan. @jeje



