Minggu, Juni 28, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Juwono Sudarsono Wafat: Indonesia Kehilangan Suara Tenang di Tengah Isu Pertahanan

by teguh
Maret 29, 2026
in Nasional, Reality
A A
Home Reality Nasional
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Nasional – Kabar itu datang tanpa banyak suara. Namun begitu, dampaknya terasa luas. Mantan Menteri Pertahanan era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Juwono Sudarsono, meninggal dunia pada Sabtu (28/03/2026).

Kepala Biro Humas dan Informasi Pertahanan Kementerian Pertahanan RI, Brigjen TNI Rico Ricardo, langsung membenarkan kabar tersebut “Betul,” ujar Rico.

Pergi di Ruang Sunyi, Meninggalkan Jejak Panjang

Juwono mengembuskan napas terakhir di Rumah Sakit Pondok Indah, Jakarta Selatan, sekitar pukul 13.45 WIB. Meski kabarnya singkat, maknanya tidak sederhana.

Ia bukan sekadar mantan pejabat. Sebaliknya, ia membawa gagasan besar tentang pertahanan dan hubungan internasional. Selama ini, ia aktif menyuarakan posisi Indonesia di tengah dinamika global.

Artinya, kepergiannya tidak hanya meninggalkan duka, tetapi juga kekosongan pemikiran.

Ini Belum Selesai

Suran Agung PSHW ke-123: Madiun Mengawal Persaudaraan

TABOOO Corner Hadir di Winongo, Buka Ruang Membaca Realitas

Dari Ruang Kebijakan ke Ingatan Publik

Selama berkarier, Juwono terus menunjukkan dedikasi pada negara. Ia berkontribusi langsung dalam merumuskan kebijakan pertahanan dan memperkuat diplomasi Indonesia.

Di tengah situasi politik yang sering bising, ia memilih pendekatan tenang. Namun demikian, ketenangan itu justru mempertegas sikapnya. Ia tetap tegas, tanpa perlu meninggikan suara.

Prosesi Perpisahan: Negara Memberi Penghormatan

Keluarga dan negara akan melepas Juwono dengan penghormatan terakhir. Jenazahnya akan disemayamkan pada Minggu (29/03/2026) pukul 09.00 WIB di Gedung Urip Sumoharjo, Kementerian Pertahanan RI, Jakarta Pusat.

Setelah itu, pihak keluarga akan memakamkannya di Taman Makam Pahlawan Nasional Utama Kalibata, Jakarta Selatan. Tempat ini menjadi simbol penghormatan bagi tokoh yang telah mengabdi untuk negeri.

Doa yang Mengiringi, Warisan yang Tertinggal

Keluarga besar meminta doa dari masyarakat agar almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa. Mereka juga berharap semua yang ditinggalkan tetap kuat menghadapi kehilangan ini.

Di sisi lain, Juwono meninggalkan warisan penting pemikiran, dedikasi, dan cara memandang Indonesia dalam percaturan global.

Closing: Kehilangan yang Tak Sekadar Personal

Kepergian Juwono memang terjadi dalam sunyi. Namun, dampaknya terasa nyata.

Kini, publik menghadapi satu pertanyaan penting di tengah dunia yang makin bising, siapa yang akan melanjutkan suara tenang yang dulu ia jaga?. @teguh

Tags: Jakarta selatanNasionalPejabatPolitik Indonesia

Kamu Melewatkan Ini

Prabowo Subianto Klaim Tahu Pembayar Demo, Publik Menunggu Bukti

Prabowo Subianto Klaim Tahu Pembayar Demo, Publik Menunggu Bukti

by teguh
Juni 25, 2026

Presiden Prabowo Subianto mengaku mengetahui pihak yang diduga membiayai sejumlah aksi demonstrasi. Ia menyampaikan klaim itu saat menghadiri Puncak Pekan...

Memuliakan Kekuasaan atau Memuliakan Manusia?

Memuliakan Kekuasaan atau Memuliakan Manusia?

by dimas
Juni 21, 2026

Memuliakan kekuasaan atau memuliakan manusia? Ketika rakyat merasa terabaikan, kontrak sosial mulai retak, kepercayaan publik memudar, dan demokrasi kehilangan fondasi...

DPR dan Pemerintah Terlalu Dekat? Mahasiswa Soroti Fungsi Pengawasan yang Hilang

DPR dan Pemerintah Terlalu Dekat? Mahasiswa Soroti Fungsi Pengawasan yang Hilang

by teguh
Juni 20, 2026

Ribuan mahasiswa mendatangi Gedung DPR/MPR RI, Jakarta Pusat, Jumat (19/06/2026). Mereka membawa satu kegelisahan yang kini makin keras terdengar karena...

Next Post
Satu Juta Pasukan Iran Siaga, AS Dihantui “Neraka Darat”

Satu Juta Pasukan Iran Siaga, AS Dihantui “Neraka Darat”

Madilog Series

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026
Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Juni 7, 2026
Logika: Senjata Pembebasan yang Jarang Dipakai – Madilog Series #3.1

Logika: Senjata Pembebasan yang Jarang Dipakai – Madilog Series #3.1

Juni 2, 2026

Marx Series

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026

Uang Menjadi Kapital: Ketika Uang Berubah Jadi Mesin Penghisap – Marx Series #1.3

Mei 29, 2026

Fetisisme Komoditas: Saat Barang Terlihat Lebih Penting daripada Manusia – Marx Series #1.2

Mei 25, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id