• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Sitemap
Rabu, Maret 25, 2026
  • Login
No Result
View All Result
tabooo.id
  • Tabooo
  • News
  • Check
  • Deep
  • Edge
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Tabooo
  • News
  • Check
  • Deep
  • Edge
  • Life
  • Talk
  • Vibes
No Result
View All Result
tabooo.id
No Result
View All Result
Home Edge

Healing ke Bali, Pulangnya Butuh Healing Lagi

Maret 25, 2026
in Edge
A A
Healing ke Bali, Pulangnya Butuh Healing Lagi

Situasi Terminal Keberangkatan Domestik di Bandara I Gusti Ngurah Rai, Denpasar, 23 Maret 2026. (Foto: Tabooo)

Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Edge – Healing Ke Bali… Siapa yang tidak tergiur untuk liburan Ke Pulau Dewata ini. Namun, ada satu ironi yang cuma bisa dipahami kalau kamu pernah ke Bali saat musim liburan, kamu datang untuk healing, tapi pulangnya… justru butuh healing lagi.

Liburan Berakhir, Realita Mulai Antri

Di dalam bandara, orang-orang berdiri. Bukan karena santai. Tapi karena tidak ada pilihan. Mereka mengantri dengan koper berjajar, wajah yang mulai datar. Energi yang kemarin dipakai untuk foto sunset, sekarang dipakai untuk… bertahan.

Pemandangan ini seakan membuat bandara berubah fungsi. Bukan lagi tempat keberangkatan, melainkan jadi zona transisi dari bahagia ke realita.

RelatedPosts

Orang Hilang, Mahluk Gaib Jadi Tersangka Tetap

Arus Balik, Kena Macet Lagi?

“Healing Itu Nyata, Tapi Antrinya Realita”

Seorang wisatawan, sebut saja Eni (40), yang baru saja selesai liburan 5 hari di Bali, bilang dengan nada setengah bercanda.

“Di Bali aku tenang banget. Tapi di bandara, semua balik lagi. Capek, nunggu, desak-desakan. Healing-nya kayak ke-reset,” ujarnya, Senin (23/3/2026).

Sementara itu, Eko (30), yang datang bersama teman-temannya, punya versi yang lebih jujur, “Liburannya worth it sih. Tapi pulangnya chaos. Ini kayak habis recharge, langsung dipakai habis lagi di bandara.”

Lucunya, semua orang tahu ini akan terjadi. Tapi tetap datang. Tetap antri. Tetap mengulang.

Bali: Surga yang Terlalu Ramai

Masalahnya bukan di Bali. Masalahnya di semua orang yang punya ide yang sama di waktu yang sama.

Liburan = Bali
Healing = Bali
Foto bagus = Bali

Hasilnya?

Bali tidak lagi terasa seperti pelarian. Tapi seperti keramaian yang dipindahkan ke pulau lain.

Healing atau Konten?

Mari jujur sedikit. Berapa banyak orang ke Bali untuk benar-benar istirahat… dan berapa banyak yang datang untuk update story? Karena di era sekarang, healing bukan cuma soal rasa, namun juga soal validasi digital.

“Kadang kita nggak benar-benar istirahat. Kita cuma pindah tempat buat capek yang sama,” kata Jerry (24), seorang Lawyer yang ditemui di antrean.

Dan bandara adalah tempat di mana semua ilusi itu… mulai runtuh.

Koper Penuh, Energi Kosong

Lucunya, orang pulang dari liburan selalu bawa lebih banyak barang, seperti oleh-oleh, baju baru, sandal baru, dan sebagainya. Tapi ada satu hal yang sering tertinggal, Energi. Karena perjalanan pulang, antrian panjang, delay, keramaian, diam-diam menguras semuanya.

Siklus yang Kita Nikmati (dan Keluhkan)

Ini bukan pertama kali, dan jelas bukan terakhir. Setiap musim liburan:

  1. Kita lelah kerja
  2. Kita kabur ke Bali
  3. Kita merasa “sembuh”
  4. Kita pulang… dan lelah lagi

Siklusnya rapi. Hampir seperti sistem.

Antara Pelarian dan Kenyataan

Bali selalu dijual sebagai tempat untuk menemukan diri. Tapi mungkin yang lebih jujur adalah Bali adalah tempat untuk melupakan diri sementara.

Karena begitu kamu sampai di bandara, semua tentang deadline pekerjaan, tugas kuliah maupun sekolah, Dan semua reality kehidupan kembali. Tapi sebelum itu semua, kita diharapkan pada sebuah metafora antrian panjang. Kita semua harus antri… untuk kembali ke kehidupan yang sama.

Jadi, Kita Healing atau Cuma Pause?

Jadi, ini bukan sekadar antrean di bandara. Ini adalah cermin kecil dari gaya hidup kita hari ini, kita lelah, kita kabur, kita pulang, dan kita ulang. Di tengah semua itu, satu pertanyaan pelan-pelan muncul, Apakah kita benar-benar sembuh… atau cuma menunda capek? @tabooo

Tags: baliBandara I Gusti Ngurah RaiEdgeHealingLiburan

Recommended

Check Fakta: Supermoon Bikin Gempa?

Check Fakta: Supermoon Bikin Gempa?

6 bulan ago
Surabaya Siaga Bantu Korban Banjir dan Longsor Sumatera

Surabaya Siaga Bantu Korban Banjir dan Longsor Sumatera

4 bulan ago

Popular News

  • Rp6 Juta Sehari dari Dapur Gizi: Program Sosial atau Ladang Cuan?

    Joget Rp6 Juta Sehari: Program Sosial atau Ladang Cuan?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Becak yang Tak Pernah Pulang: Saat Kota Membiarkan Warganya Tidur di Jalan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Healing ke Bali, Pulangnya Butuh Healing Lagi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Air Keras dan Jejak yang Sengaja Dikaburkan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • WFH: Kantor Tutup Sehari, Dompet Rakyat Ikut Sepi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Sitemap
PT Tabooo Network Indonesia

© 2025 Tabooo.id - Bicara Tabu, Itu Tabooo! @TaboooNetwork.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Life
  • Check
  • Deep
  • Edge
  • Talk
  • Vibes

© 2025 Tabooo.id - Bicara Tabu, Itu Tabooo! @TaboooNetwork.