Senin, Juni 15, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Dari Kraton ke Sriwedari, Kirab Malam Selikuran Jadi Panggung Budaya dan Syiar Islam

by dimas
Maret 10, 2026
in Reality, Regional
A A
Home Reality
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Regional – Rintik hujan mengguyur Kota Surakarta malam itu, namun semangat Abdi Dalem dan prajurit Kraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat tetap membara, Senin (9/3/2026). Mereka bergerak dari Pintu Kamandungan menuju Sasana Putra, bersiap memulai Kirab Malam Selikuran, tradisi yang memadukan ritual keagamaan, budaya Jawa, dan syiar Islam.

Dari Kraton ke Sriwedari, Kirab Malam Selikuran Jadi Panggung Budaya dan Syiar Islam
Abdi Dalem Kraton Surakarta saat mengikuti Kirab Malam Selikuran, Senin (9/3/2026) malam.

PB XIV Pimpin Kirab, Suasana Penuh Warna dan Musik

Dari pantauan Tabooo.id SISKS Pakoe Boewono XIV memimpin seluruh pasukan, Sentono Dalem, dan Abdi Dalem menuju Siti Hinggil. Rombongan membawa berbagai pernak-pernik budaya: lampu lampion berbentuk bintang, Rajamala, mahkota, lampu ting, lampu petromak, hingga Tumpeng Sewu dan wilujengan.

Kirab resmi dimulai pukul 20.30 WIB dari Pagelaran. Rombongan berjalan melintasi Alun-alun Utara, bergerak di Jalan Slamet Riyadi, lalu berbelok ke barat menuju Taman Sriwedari. PB XIV menaiki Mitsubishi Pajero, sementara beberapa anggota keluarga menumpang kereta kuda. Abdi Dalem dan peserta lainnya berjalan kaki, diiringi gamelan dan tembang Jawa, menciptakan harmoni antara tradisi dan modernitas.

Sejarah dan Transformasi Rute Kirab

Menurut KGPH Adipati Panembahan Dipokusumo, Pengageng Parentah Kraton Surakarta, awalnya Kraton mengarahkan kirab malam selikuran ke Masjid Agung. Namun, PB X memindahkan rute ke Sriwedari. Perubahan ini bertujuan menghidupkan kembali taman yang sebelumnya sepi sekaligus memperluas akses masyarakat untuk menyaksikan tradisi.

“Makna malam selikuran adalah bagian dari syiar Islam Keraton, terutama malam Lailatul Qadar pada 21 Ramadhan. Pemindahan rute ke Sriwedari juga membuat tradisi lebih inklusif bagi warga,” ujar KGPH Adipati Panembahan Dipokusumo.

Ini Belum Selesai

Kemasan Diseragamkan: Pemerintah Persempit Ruang Promosi Industri Rokok

77 Ribu Calon Siswa Belum Tertampung Sekolah Negeri Jabar Cari Solusi

Kirab dan Dampaknya bagi Warga

Bagi warga Surakarta, acara ini bukan sekadar tontonan. Kehadiran PB XIV dan pembagian Tumpeng Sewu memperlihatkan perhatian Keraton terhadap masyarakat. Wali Kota Surakarta, Respati Ardi, menerima srah tinampi (serah terima) dari Pengageng Parentah Kraton, menegaskan kerja sama antara institusi budaya dan pemerintah daerah.

Di Taman Sriwedari, Ahmad Muwafiq dari Sleman, Yogyakarta memimpin pengajian. Sentono Dalem KPAA Nurwijaya menambahkan bahwa kegiatan ini menggabungkan ritual sakral, pendidikan agama, dan interaksi sosial. Pedagang lokal, pelaku UMKM, dan komunitas budaya ikut mendapat manfaat ekonomi dan eksposur dari keramaian ini, sekaligus memperkuat identitas budaya Surakarta.

Tradisi yang Mengikat Budaya dan Politik

Kirab Malam Selikuran menunjukkan bagaimana Kraton tetap relevan di era modern. PB XIV, pemerintah, dan masyarakat bekerja sama menghidupkan tradisi, sekaligus menegaskan posisi budaya sebagai pengikat sosial-politik.

Meski rintik hujan menetes sepanjang malam, semangat warga dan abdi dalem mengingatkan: budaya bisa basah, tapi tak pernah luntur. Dan bagi siapa pun yang menilai tradisi hanya tontonan, malam itu menunjukkan bahwa ritual bisa menjadi diplomasi lembut antara Keraton, warga, dan kota yang terus hidup. @dimas

Tags: BudayaIslamJawakirabKraton SurakartaPB XIV

Kamu Melewatkan Ini

Malam 1 Suro dan Jejak Sultan Agung Menyatukan Peradaban Jawa

Malam 1 Suro dan Jejak Sultan Agung Menyatukan Peradaban Jawa

by dimas
Juni 13, 2026

Malam 1 Suro bukan sekadar kisah mistis. Di baliknya tersimpan sejarah Sultan Agung menyatukan Jawa melalui budaya, tradisi, dan kalender...

Bangsawan Turun ke Rakyat, Memangnya Kenapa?

Bangsawan Turun ke Rakyat, Memangnya Kenapa?

by Tabooo
Juni 13, 2026

Ketika bangsawan turun ke rakyat, sebagian orang justru gelisah. Mungkin yang mereka lindungi bukan martabat, melainkan hierarki yang selama ini...

Dua Kirab Malam 1 Suro, Keraton Surakarta Masuk Zona Rawan?

Dua Kirab Malam 1 Suro, Keraton Surakarta Masuk Zona Rawan?

by Tabooo
Juni 9, 2026

Dua Kirab Malam 1 Suro di Keraton Surakarta disebut berpotensi digelar pada tanggal yang sama. Situasi ini memicu kekhawatiran karena...

Next Post
Vivo V70 Series Hadir dengan Kamera Canggih dan Baterai hingga 7000 mAh

Vivo V70 Series Hadir dengan Kamera Canggih dan Baterai hingga 7000 mAh

Madilog Series

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Juni 7, 2026
Logika: Senjata Pembebasan yang Jarang Dipakai – Madilog Series #3.1

Logika: Senjata Pembebasan yang Jarang Dipakai – Madilog Series #3.1

Juni 2, 2026
Pemberontakan Tidak Selalu Berhenti Sebagai Pemberontakan – Madilog Series #2.5

Pemberontakan Tidak Selalu Berhenti Sebagai Pemberontakan – Madilog Series #2.5

Mei 27, 2026

Marx Series

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026

Uang Menjadi Kapital: Ketika Uang Berubah Jadi Mesin Penghisap – Marx Series #1.3

Mei 29, 2026

Fetisisme Komoditas: Saat Barang Terlihat Lebih Penting daripada Manusia – Marx Series #1.2

Mei 25, 2026

Komoditas: Cara Pasar Menyembunyikan Kerja Manusia – Marx Series #1.1

Mei 17, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id