Minggu, Agustus 23, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Wapres Gibran Dorong Subsidi Sembako dan Digitalisasi Pasar Badung

by dimas
Februari 13, 2026
in Nasional, Reality
A A
Home Reality Nasional
Share on Facebook
Share on Twitter

Tabooo.id: Nasional – Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka, turun langsung ke Pasar Badung, Kota Denpasar, Jumat. Di tengah hiruk-pikuk transaksi dan aroma rempah yang menguar dari lapak pedagang, ia menegaskan satu hal subsidi sembako untuk pedagang perlu diperluas demi menekan laju inflasi.

Didampingi Gubernur Bali Wayan Koster dan Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara, Gibran menyapa pedagang satu per satu. Ia mendengar langsung keluhan soal harga cabai yang merangkak naik dan biaya distribusi yang kerap tak menentu. Pemerintah, katanya, tak boleh menunggu harga melonjak tinggi baru bertindak.

Subsidi untuk Redam Tekanan Harga

Gibran menegaskan pemerintah harus menjaga daya beli masyarakat melalui kebijakan yang responsif dan tepat sasaran. Ia meminta subsidi komoditas strategis tidak diberikan secara terbatas, melainkan merata kepada pedagang yang terdampak gejolak harga.

Langkah ini, menurutnya, sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang menekankan penguatan ekonomi rakyat. Pemerintah pusat ingin memastikan pasar tradisional tetap menjadi ruang ekonomi yang sehat, stabil, dan berpihak pada pelaku usaha kecil.

Di lapangan, pedagang mengaku subsidi membantu menahan kenaikan harga di tingkat konsumen. Namun, mereka juga berharap skema distribusi lebih cepat dan tidak berbelit. Sebab ketika harga naik pagi ini, pembeli langsung menawar lebih keras siang harinya.

Ini Belum Selesai

Relawan Gugur Antar Bantuan Gempa NTT, Siapa Melindungi Mereka?

11 Desa, 21.171 Jiwa, Bantuan Terbatas: Camat Manggarai Protes

Digitalisasi Jadi Kunci Efisiensi

Selain subsidi, Gibran mendorong percepatan digitalisasi di Pasar Badung. Ia menilai sistem transaksi yang modern akan memperkuat transparansi harga dan memperlancar distribusi.

Digitalisasi, menurutnya, bukan sekadar tren. Sistem pencatatan stok dan transaksi yang rapi akan membantu pemerintah membaca pola kenaikan harga lebih dini. Dengan begitu, intervensi bisa dilakukan sebelum gejolak meluas.

Pemerintah pusat, lanjut Gibran, mengapresiasi langkah digitalisasi yang sudah berjalan. Namun ia meminta pemerintah daerah mempercepat integrasi data komoditas agar setiap lonjakan harga langsung terdeteksi.

Cabai Naik, Beras Masih Aman

Direktur Utama Perumda Pasar Sewakadarma Denpasar, Ida Bagus Kompyang Wiranata, memastikan pihaknya siap menindaklanjuti arahan Wapres. Saat ini, subsidi difokuskan pada komoditas cabai yang mengalami kenaikan akibat faktor cuaca.

Ia menjelaskan lonjakan harga cabai kerap terjadi secara musiman. Curah hujan tinggi mengganggu panen dan distribusi. Akibatnya, pasokan menurun sementara permintaan tetap tinggi.

Sebaliknya, harga beras dan gula masih relatif stabil sehingga belum memerlukan intervensi tambahan. Harga daging memang mulai naik, tetapi masih dalam batas aman. Secara umum, pasokan kebutuhan pokok di Pasar Badung masih terjaga, termasuk komoditas yang didatangkan dari luar Bali.

Siapa yang Paling Terdampak?

Lonjakan harga paling terasa bagi pedagang kecil dengan modal terbatas. Mereka sulit menyerap kenaikan harga dari distributor. Di sisi lain, konsumen rumah tangga berpenghasilan rendah juga paling terpukul karena belanja harian langsung menyedot pendapatan.

Karena itu, kebijakan subsidi bukan hanya soal menekan angka inflasi di atas kertas. Kebijakan ini menyangkut stabilitas dapur rumah tangga dan keberlangsungan usaha mikro di pasar tradisional.

Kunjungan kerja Gibran ke Bali menjadi sinyal bahwa pemerintah ingin bergerak cepat. Namun publik tentu menunggu konsistensi kebijakan, bukan sekadar kunjungan simbolik. Sebab di pasar, harga tak pernah menunggu rapat koordinasi ia naik dan turun mengikuti realitas. Dan ketika harga melonjak, yang pertama kali menjerit bukan grafik statistik, melainkan pedagang dan ibu rumah tangga di depan etalase. @dimas

Tags: badungbalidenpasardigitalisasiEkonomi IndonesiagibranInflasiPasarrakyatSembakoSubsidi

Kamu Melewatkan Ini

Pasal 33 UUD 1945: Ekonomi Indonesia Milik Siapa?

Pasal 33 UUD 1945: Ekonomi Indonesia Milik Siapa?

by dimas
Agustus 22, 2026

Pasal 33 UUD 1945 bukan sekadar aturan ekonomi, tetapi tentang pengelolaan sumber daya, distribusi kekayaan, dan kemakmuran rakyat. Tabooo.id -...

Pertalite Mau Dibatasi untuk Desil 9–10, Tapi Siapa yang Benar-Benar Kaya?

Pertalite Mau Dibatasi untuk Desil 9–10, Tapi Siapa yang Benar-Benar Kaya?

by teguh
Agustus 13, 2026

Kalau suatu hari SPBU menolak transaksi Pertalite untukmu, apa yang terjadi? Pertalite mau Dabatasi dan itu bukan karena harga. Bisa...

Hidup dari Pasar yang Tak Lagi Ramai

Hidup dari Pasar yang Tak Lagi Ramai

by eko
Agustus 6, 2026

Pasar Klewer tak lagi seramai dulu. Perubahan pola belanja, transportasi online, dan lesunya ekonomi membuat tukang becak, buruh angkut, hingga...

Next Post
RUU Perampasan Aset: Saat Negara Mengejar Uang, Bukan Sekadar Pelaku

RUU Perampasan Aset: Senjata Baru atau Sekadar Wacana?

Madilog Series

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Juli 7, 2026
Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026
Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Juni 7, 2026

Marx Series

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Juli 16, 2026

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026

Uang Menjadi Kapital: Ketika Uang Berubah Jadi Mesin Penghisap – Marx Series #1.3

Mei 29, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id