Selasa, Oktober 20, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Kapal Nelayan Muara Angke Terbakar di Laut Lampung, 8 ABK Hilang

by dimas
Desember 21, 2025
in Reality, Regional
A A
Home Reality
Share on Facebook
Share on Twitter

Tabooo.id: Regional – Api menyala di tengah laut ketika pagi belum sepenuhnya matang. Sabtu (20/12/2025) pagi, kapal nelayan KM Maulana-30 asal Muara Angke, Jakarta, dilaporkan terbakar di perairan Lampung Timur. Kepulan asap hitam membumbung di selatan perairan Belimbing, Kabupaten Tanggamus, menandai awal kepanikan di atas geladak.

Kepala Kantor SAR Lampung, Deden Ridwansyah, membenarkan insiden tersebut. Ia menyebut kapal mengalami kebakaran saat sedang berada di jalur menuju lokasi penangkapan ikan.

“Iya, betul. Tadi sekitar jam delapan pagi kapal terbakar,” ujar Deden saat dikonfirmasi.

Berangkat dari Muara Angke, Api Menyergap di Tengah Laut

KM Maulana-30 diketahui berangkat dari Muara Angke sejak 17 Desember 2025. Selama beberapa hari, kapal itu berlayar menuju fishing ground bersama 33 anak buah kapal (ABK). Namun perjalanan yang seharusnya rutin berubah menjadi darurat ketika api tiba-tiba muncul dan melalap badan kapal.

Hingga siang hari, tim SAR masih berupaya mengurai penyebab kebakaran. Minimnya sinyal komunikasi di lokasi kejadian membuat proses pengumpulan kronologi berjalan lambat.

Ini Belum Selesai

Kapolda Sulsel Usul Arena Tawuran 10 Lawan 10, Polisi Bidik Produsen Busur

BBM Belum Normal, ASN Jember WFH: Siapa Menjamin Layanan Publik Tetap Jalan?

“Untuk kronologis lengkapnya, kami masih kesulitan mendapatkan informasi karena kendala komunikasi di tengah laut,” jelas Deden.

Diselamatkan Kapal Lintas, 25 ABK Selamat

Di tengah situasi genting itu, bantuan datang dari KM Darmansa 05, kapal nelayan lain yang kebetulan melintas di sekitar lokasi kejadian. Kapal tersebut mengevakuasi para ABK yang berjuang menyelamatkan diri dari kobaran api.

Dari total 33 orang di atas kapal, 25 ABK berhasil diselamatkan. Sementara itu, 8 ABK lainnya masih dinyatakan hilang dan dalam pencarian intensif. “Sudah 25 orang dievakuasi. Sisa delapan masih kami cari,” kata Deden.

Pencarian Berpacu dengan Waktu dan Asap Tebal

Hingga laporan ini diturunkan, bangkai KM Maulana-30 masih terlihat terbakar dan mengeluarkan asap tebal di tengah laut. Kondisi tersebut menyulitkan proses evakuasi sekaligus mempersempit ruang gerak pencarian korban.

Tim SAR Lampung bersama Ditpolair Polda Lampung telah bergerak menuju lokasi kejadian untuk memperkuat operasi pencarian. Fokus utama saat ini adalah menemukan delapan ABK yang belum diketahui keberadaannya, sambil memastikan keselamatan tim di lapangan.

Insiden ini kembali menegaskan satu kenyataan pahit: laut bukan hanya ruang kerja bagi nelayan, tetapi juga medan risiko yang kerap dihadapi dengan perlindungan terbatas. Ketika kapal terbakar di tengah laut, yang berpacu bukan hanya waktu, tetapi juga nasib. @dimas

Tags: KapalkebakarannelayanOperasi SAR

Kamu Melewatkan Ini

Lima Jenazah Kembali Ditemukan, 64 Korban KM Virgo Masih Dicari

Lima Jenazah Kembali Ditemukan, 64 Korban KM Virgo Masih Dicari

by dimas
September 29, 2026

Lima jenazah kembali ditemukan dari KM Virgo Transport 8. Hingga hari ke-17, 64 korban masih dicari tim SAR di Laut...

Polisi Ungkap Penyebab Kebakaran Pasar Klitikan Notoharjo Solo

Polisi Ungkap Penyebab Kebakaran Pasar Klitikan Notoharjo Solo

by eko
September 22, 2026

Polisi mengungkap dugaan penyebab kebakaran Pasar Klitikan Notoharjo Solo. Korsleting listrik diduga memicu api di dalam kios. Tabooo.id: Surakarta -...

405 Kayu Gelondongan Lepas dari Tongkang, 6 Perahu Nelayan Sumenep Rusak

405 Kayu Gelondongan Lepas dari Tongkang, 6 Perahu Nelayan Sumenep Rusak

by teguh
September 21, 2026

Sekitar 405 kayu gelondongan menghantam pesisir Sumenep, Jawa Timur, setelah lepas dari sebuah tongkang yang membawa 697 batang kayu menuju...

Next Post
Polemik Usai, Muhammadiyah Salurkan 30 Ton Beras UEA ke Medan

Polemik Usai, Muhammadiyah Salurkan 30 Ton Beras UEA ke Medan

Madilog Series

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Agustus 24, 2026
Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Juli 7, 2026
Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026

Marx Series

Mesin dan Industri Modern: Teknologi Membebaskan atau Membuat Pekerja Makin Mudah Diganti?

Mesin dan Industri Modern: Teknologi Membebaskan atau Membuat Pekerja Makin Mudah Diganti?

Agustus 25, 2026

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Juli 16, 2026

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id