Senin, Oktober 19, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Karhutla Gunung Arjuno Belum Padam, Titik Api Mengarah ke Puncak

by dimas
Oktober 17, 2026
in Reality, Regional
A A
Home Reality Regional
Share on Facebook
Share on Twitter
Karhutla Gunung Arjuno belum padam. Dua titik api mengarah ke puncak Gunung Ringgit, sementara petugas mengandalkan pemadaman manual. Jalur pendakian Arjuno-Welirang ditutup sementara.

Tabooo.id: Pasuruan – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terus mengancam kawasan Gunung Arjuno-Ringgit, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur. Pada Jumat (16/10/2026) malam, api menjalar hingga mendekati puncak Gunung Ringgit.

Petugas gabungan masih memadamkan api secara manual dari darat. Medan curam, angin kencang, dan lokasi titik api yang sulit dijangkau menghambat upaya mereka.

Untuk mengurangi risiko, Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Timur menutup jalur pendakian Gunung Arjuno-Welirang mulai Sabtu (17/10/2026). Pengelola belum menetapkan tanggal pembukaan kembali jalur tersebut.

Api Menjalar di Sejumlah Titik

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pasuruan, Sugeng Hariyadi, melaporkan kebakaran di lima kawasan. Api melanda Gunung Bromo, Gunung Putus, Gunung Tumpeng, hutan lindung Lumbang, dan Gunung Arjuno.

“Kami terus berkoordinasi dengan unsur terkait untuk menangani kebakaran hutan dan lahan di sejumlah kawasan, terutama lokasi yang masih terdapat titik api dan sulit dijangkau,” kata Sugeng, Sabtu (17/10/2026), dikutip dari Antara.

Ini Belum Selesai

BBM Belum Normal, ASN Jember WFH: Siapa Menjamin Layanan Publik Tetap Jalan?

Prabowo dan Guterres Bertemu di Hambalang, Apa Agenda Indonesia di Panggung Dunia?

Di kawasan Arjuno–Ringgit, api menjalar di wilayah Desa Jatiarjo dan Dayurejo, Kecamatan Prigen. Laporan sementara UPT Tahura Raden Soerjo mencatat kebakaran mulai terjadi sekitar pukul 11.00 WIB pada Jumat (16/10/2026).

Api menjangkau Puthuk Bulak, Guo Gambir, Tungwulung, Anjat, dan Gunung Ringgit. Petugas berhasil memadamkan api di arah Bawangan. Namun, dua titik lainnya masih menyala menuju puncak dan kawasan atas Jendela Langit.

Medan terjal menyulitkan petugas mencapai titik api. Angin kencang juga berpotensi mendorong api ke area hutan lainnya.

Petugas Mengandalkan Pemadaman Manual

BPBD Kabupaten Pasuruan belum dapat menggunakan pompa air berkapasitas besar untuk memadamkan api. Tim penanganan kebakaran di Kalimantan saat ini memprioritaskan penggunaan peralatan tersebut.

“Upaya kami mengandalkan tenaga personel darat karena penggunaan pompa air berkapasitas besar belum memungkinkan,” kata Sugeng Hariyadi.

Keterbatasan alat membuat petugas mengandalkan tenaga personel di lokasi yang dapat mereka jangkau.

“Kami tetap melaksanakan pemadaman secara manual sampai api benar-benar padam,” ujar Sugeng.

Pada Sabtu (17/10/2026), BPBD mengerahkan 27 petugas gabungan untuk menangani kebakaran Arjuno-Ringgit. Tim terdiri atas personel BPBD Kabupaten Pasuruan, BPBD Provinsi Jawa Timur, pengelola Tahura Raden Soerjo, polisi hutan, dan Manggala Agni.

Mereka bersiaga di posko Desa Dayurejo, Kecamatan Prigen. Tim membuat sekat bakar dan memadamkan api secara manual, terutama di Puthuk Bulak dan Tungwulung. Regu tambahan juga bersiap memperkuat penanganan.

Sugeng meminta masyarakat ikut mencegah kebakaran meluas.

“Kami mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi meluasnya kebakaran dan mendukung upaya penanganan bersama petugas di lapangan,” kata Sugeng.

Hingga Sabtu, petugas belum mengetahui total luas kawasan yang terbakar. Data tersebut akan membantu pemerintah menilai kerusakan hutan dan menentukan kebutuhan penanganan lanjutan.

Jalur Pendakian Arjuno-Welirang Ditutup

Kebakaran mendorong Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Timur menutup sementara jalur pendakian Gunung Arjuno–Welirang. Langkah ini bertujuan melindungi pendaki dan memusatkan sumber daya untuk memadamkan api.

Kepala Dinas Kehutanan Jawa Timur, Jumadi, membenarkan kebijakan tersebut.

“Benar (jalur pendakian Gunung Arjuno-Welirang ditutup),” kata Jumadi

UPT Tahura Raden Soerjo menetapkan penutupan melalui Surat Pengumuman Nomor 500.4.6.10/1886/123.7.2/2026. Pengelola memberlakukan kebijakan itu mulai 17 Oktober 2026 hingga batas waktu yang belum ditentukan.

Jumadi menjelaskan bahwa titik api di sekitar jalur pendakian menjadi salah satu pertimbangan. Pengelola juga ingin memusatkan personel dan sumber daya untuk menangani kebakaran.

“(Titik api) ada yang dekat (dengan jalur pendakian) tetapi kami juga berhitung ketika tidak dekat pun sumber daya yang dikerahkan bersama masyarakat bisa berkonsentrasi mengelola (menangani) kejadian,” ujarnya.

Penutupan jalur ini bukan sekadar membatasi aktivitas wisata. Kebijakan tersebut memberi ruang bagi petugas untuk memusatkan upaya pada pengendalian api dan keselamatan di kawasan pegunungan.

Luas Kebakaran Masih Belum Diketahui

Kebakaran Gunung Arjuno–Ringgit menunjukkan beratnya penanganan karhutla di kawasan pegunungan. Petugas harus menghadapi medan sulit dan keterbatasan alat ketika api masih menyala di sejumlah titik.

Tim kini berfokus memadamkan api yang tersisa dan mencegah penyebaran ke area lain. Mereka juga perlu memeriksa lokasi yang telah padam untuk mengantisipasi munculnya kembali api.

Hingga Sabtu, petugas belum memastikan luas keseluruhan area terbakar. Data tersebut penting untuk mengukur dampak kebakaran terhadap kawasan hutan.

Untuk sementara, petugas terus memadamkan api secara manual dan mengutamakan keselamatan personel. Jalur pendakian Arjuno–Welirang juga tetap tutup sampai pengelola mengumumkan keputusan berikutnya. @dimas

Tags: Gunung RinggitKarhutla Gunung ArjunoKebakaran HutanPasuruan

Kamu Melewatkan Ini

100 Hektare Terbakar, Kebakaran Gunung Lawu Belum Terkendali

100 Hektare Terbakar, Kebakaran Gunung Lawu Belum Terkendali

by dimas
Oktober 16, 2026

Kebakaran Gunung Lawu di Karanganyar meluas hingga 100 hektare. Sebanyak 350 personel dikerahkan, tetapi angin kencang menghambat pemadaman dan mengancam...

Karhutla 2026 Meluas, Masalah Indonesia Bukan Cuma Api

Karhutla 2026 Meluas, Masalah Indonesia Bukan Cuma Api

by Naysa
Oktober 14, 2026

Setiap kali hutan terbakar, petugas berjibaku memadamkan api, warga menghirup asap, dan pemerintah mengerahkan operasi darurat. Namun, setelah api mereda,...

Asap Karhutla Meluas, 283.270 Kasus ISPA Tercatat di Indonesia

Asap Karhutla Meluas, 283.270 Kasus ISPA Tercatat di Indonesia

by dimas
Oktober 14, 2026

Asap karhutla meluas, Kemenkes mencatat 283.270 kasus ISPA di Indonesia. Kalimantan Selatan dan Sumatera Selatan mencatat kasus tertinggi. Tabooo.id: Kalimanta...

Next Post
Politik Mahal, Demokrasi Terancam Menjadi Investasi Kekuasaan’

Politik Mahal, Demokrasi Terancam Menjadi Investasi Kekuasaan

Madilog Series

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Agustus 24, 2026
Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Juli 7, 2026
Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026

Marx Series

Mesin dan Industri Modern: Teknologi Membebaskan atau Membuat Pekerja Makin Mudah Diganti?

Mesin dan Industri Modern: Teknologi Membebaskan atau Membuat Pekerja Makin Mudah Diganti?

Agustus 25, 2026

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Juli 16, 2026

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id