Bapak Paling Jujur mengisahkan calon gubernur yang tak bisa berbohong setelah terkena kutukan. Film tayang 15 Oktober 2026.
Tabooo.id – Film Bapak Paling Jujur menghadirkan kisah Jonas Prakoso, calon gubernur yang tiba-tiba kehilangan kemampuan untuk berbohong. Kondisi itu membuat setiap pikiran dan rahasianya keluar tanpa filter.
Bayangkan seorang calon gubernur yang setiap hari sibuk membangun citra. Senyum sudah diatur, janji kampanye sudah disiapkan, dan setiap ucapan harus melewati filter politik.
Lalu tiba-tiba, semua filter itu hilang.
Premis tersebut menjadi kekuatan utama film komedi Bapak Paling Jujur garapan sutradara Fajar Nugros. Film ini akan tayang serentak di bioskop Indonesia mulai 15 Oktober 2026.
Ketika Politisi Tak Bisa Bohong
Andovi da Lopez memerankan Jonas Prakoso, seorang kandidat gubernur yang paham betul pentingnya citra di depan publik.
Jonas tahu kapan harus tersenyum. Ia juga tahu apa yang harus dikatakan ketika kamera menyala. Janji kampanye pun menjadi bagian dari strategi untuk memenangkan hati pemilih.
Masalah muncul ketika Jonas terkena kutukan dari sang nenek.
Sejak saat itu, Jonas kehilangan kemampuan untuk berbohong.
Bukan cuma sulit menyimpan rahasia. Jonas juga tidak mampu menyaring apa yang muncul dalam pikirannya.
Apa yang ada di kepala bisa langsung keluar dari mulut.
Dan dalam dunia politik, kondisi itu jelas bukan kabar baik.
Kejujuran yang Malah Bikin Kacau
Rahasia pribadi mulai terbongkar. Pendapat yang seharusnya cukup tersimpan di kepala ikut keluar di depan orang lain.
Situasi tersebut kemudian mengacaukan kampanye Jonas.
Namun, kekacauan tidak berhenti di panggung politik. Kehidupan pribadi Jonas ikut terseret karena satu kalimat jujur bisa punya konsekuensi panjang.
Fajar Nugros melihat premis tersebut sebagai ruang komedi sekaligus konflik.
Menurutnya, ketidakmampuan seseorang menyaring perkataan membuka banyak kemungkinan cerita. Kondisi itu juga dekat dengan kehidupan sehari-hari karena setiap orang sebenarnya punya hal yang tidak ingin mereka ucapkan secara langsung.
Bedanya, Jonas tidak punya tombol mute.
Dari Korea, Brasil, Lalu Indonesia
Bapak Paling Jujur mengadaptasi film Korea Selatan Honest Candidate yang rilis pada 2020. Film tersebut kemudian mendapat sekuel pada 2022.
Versi Korea itu sendiri berasal dari film Brasil O Candidato Honesto yang rilis pada 2014.
Versi Indonesia tetap membawa gagasan utama tentang seorang tokoh yang tiba-tiba tidak bisa berbohong. Namun, tim produksi menyesuaikan humor, karakter, dan situasi dengan konteks Indonesia.
Hasilnya bukan sekadar cerita tentang politisi yang keceplosan.
Film ini juga memainkan satu pertanyaan sederhana: apa jadinya jika seorang calon pemimpin benar-benar mengatakan semua yang ada di kepalanya?
Trailer Saja Sudah Jadi Tantangan
Produser Aoura Lovenson Chandra mengungkapkan proses penyuntingan trailer menjadi tantangan tersendiri.
Jonas menghadapi banyak situasi akibat kutukan tersebut. Tim produksi harus memilih bagian cerita yang mampu menunjukkan kekacauan tanpa membocorkan terlalu banyak isi film.
Artinya, penonton hanya mendapat sedikit bocoran.
Sisanya harus menunggu di bioskop.
Kejujuran Tanpa Rem
Di dunia politik, citra sering menjadi bagian dari permainan. Senyum bisa menjadi strategi. Janji bisa menjadi alat kampanye. Bahkan diam pun kadang punya kepentingan.
Jonas justru kehilangan kemampuan memainkan semua itu.
Twist-nya ada di sini: film ini tidak hanya menjadikan kejujuran sebagai bahan lelucon. Film ini juga menguji batas antara jujur, brutal, dan tidak punya filter.
Sebab, menjadi jujur memang terdengar sederhana.
Masalahnya, tidak semua kebenaran siap didengar orang lain.
Bapak Paling Jujur menghadirkan Andovi da Lopez sebagai Jonas Prakoso dan Fajar Nugros sebagai sutradara. Film ini tayang di seluruh bioskop Indonesia mulai 15 Oktober 2026.
Kadang yang paling berbahaya bukan kebohongan. Tapi kejujuran yang keluar tanpa rem. @eko








