Selasa, November 3, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Pemkot Solo Minta Pembangunan Sekber Ahli Waris Dihentikan

by eko
September 17, 2026
in Reality, Regional
A A
Home Reality

Pemkot Solo minta ahli waris menghentikan pembangunan Sekber Sriwedari dan mengambil material yang sudah masuk ke kawasan tersebut.

Tabooo.id: Surakarta – Rencana pembangunan Kantor Sekretariat Bersama (Sekber) Ahli Waris Tanah Sriwedari mendapat respons dari Pemkot Solo.

Pemerintah kota meminta pihak ahli waris menghentikan aktivitas pembangunan di lahan Sriwedari, Kecamatan Laweyan, Solo.

Pemkot Solo menyebut lahan tersebut sebagai tanah milik pemerintah kota, pihak Pemkot juga mengklaim memiliki sertifikat hak pakai (HP) atas lahan itu.

Pemkot Solo Minta Pembangunan Berhenti

Sekretaris Daerah (Sekda) Solo Budi Murtono mengatakan Pemkot Solo sudah menyampaikan sikap kepada pihak yang membawa material ke kawasan Sriwedari.

Ini Belum Selesai

Banjir Lahar Dingin Semeru Jebol Tanggul, Akses Jalan Lumajang Terputus

Surplus Dagang RI Menyusut, Impor Melaju Lebih Kencang dari Ekspor

Pemkot meminta mereka menghentikan aktivitas di lokasi tersebut. Pemerintah juga meminta mereka tidak melanjutkan pembangunan tanpa izin.

“Kami sudah punya bukti kepemilikannya, sertifikat HP-nya sudah ada. Jadi kami minta mereka untuk tidak melakukan aktivitas di sana tanpa ada izin dari Pemerintah Kota Surakarta,” kata Budi kepada wartawan di Balai Kota Solo, Rabu (16/9/2026).

Budi menegaskan posisi Pemkot Solo berdasarkan dokumen kepemilikan yang mereka pegang.

Disbudpar Kirim Surat ke Ahli Waris

Budi mengatakan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Solo sudah mengirim surat kepada pihak ahli waris.

Surat itu berisi permintaan untuk menghentikan aktivitas di kawasan Sriwedari.

Disbudpar juga meminta pihak ahli waris mengambil kembali material yang sudah masuk ke lokasi.

Langkah tersebut menjadi respons awal Pemkot Solo terhadap rencana pembangunan Sekber.

Pemkot Belum Tempuh Jalur Hukum

Pemkot Solo belum mengambil langkah hukum terkait rencana pembangunan Sekber.

Budi mengatakan pemerintah kota baru mengirim surat melalui Disbudpar Solo.

“Untuk upaya hukum sejauh ini belum. Kami baru menyampaikan surat melalui Disbudpar,” ujar Budi.

Dengan demikian, Pemkot Solo masih menempuh jalur komunikasi dengan pihak ahli waris.

Ahli Waris Sudah Siapkan Material

Sebelumnya, Koordinator Ahli Waris Sriwedari RM Gunadi Joko Pikukuh mengatakan pihaknya sudah menyiapkan material pembangunan Sekber.

Gunadi menyebut Sekber menjadi tempat berkumpul dan berkoordinasi bagi para ahli waris.

Ia juga mengatakan pembangunan tersebut sudah masuk dalam rencana para ahli waris.

Kini, Pemkot Solo meminta aktivitas pembangunan berhenti.

Pemkot menyebut lahan tersebut memiliki sertifikat hak pakai atas nama pemerintah kota.

Dua Klaim Bertemu di Sriwedari

Situasi ini mempertemukan dua klaim di kawasan Sriwedari.

Pihak ahli waris membawa rencana pembangunan Sekber. Sementara itu, Pemkot Solo menyatakan lahan tersebut berada dalam kepemilikan pemerintah kota.

Kedua pihak juga memiliki dasar yang mereka jadikan rujukan.

Karena itu, status lahan dan kewenangan pembangunan menjadi bagian penting dalam persoalan ini.

Sriwedari bukan hanya soal bangunan. Kawasan ini juga menyangkut sejarah, aset daerah, dan kepentingan banyak pihak. Kini, langkah berikutnya akan menentukan arah persoalan tersebut.@eko

Tags: ahli waris SriwedariPemkot SoloSekber Sriwedarisriwedaritanah Sriwedari

Kamu Melewatkan Ini

Jukir Dikurangi, Parkir Liar Hilang? Solo Diuji oleh Tata Kelolanya Sendiri

Jukir Dikurangi, Parkir Liar Hilang? Solo Diuji oleh Tata Kelolanya Sendiri

by teguh
Oktober 28, 2026

Mengurangi juru parkir terlihat seperti langkah sederhana. Namun, persoalan parkir liar tidak selesai hanya dengan memangkas jumlah petugas. Pemerintah Kota...

BRUS dan BRUN Jadi Langkah Pemkot Solo Siapkan Generasi Muda

BRUS dan BRUN Jadi Langkah Pemkot Solo Siapkan Generasi Muda

by eko
Oktober 15, 2026

Pemkot Solo dan Kemenag memperkuat pembinaan remaja melalui BRUS dan BRUN untuk membangun karakter, keterampilan hidup, dan kesiapan berkeluarga menghadapi...

Pameran Keris Keluar dari Museum, Solo Mengajak Wisatawan Menyentuh Ingatan

Pameran Keris Keluar dari Museum, Solo Mengajak Wisatawan Menyentuh Ingatan

by teguh
Oktober 14, 2026

Pemkot Solo mengadakan pameran Keris dengan membawa koleksi Museum Radya Pustaka dan Museum Keris ke sembilan hotel di Solo Raya....

Next Post
CCTV Jadi Petunjuk Pembakaran Warung Mie Babi Sukoharjo

CCTV Jadi Petunjuk Pembakaran Warung Mie Babi Sukoharjo

Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id