Sabtu, Juli 18, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Eye of the Match: Saat Gamer Dipaksa Jadi Wasit Adil

by eko
Mei 8, 2026
in Culture, Game
A A
Home Culture
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Game – Bosan jadi striker atau manajer? Developer indie Mix and Jam justru mengajak gamer masuk ke sisi yang jarang disorot: jadi wasit. Lewat game berjudul Eye of the Match, kamu bukan lagi yang mencetak gol tapi yang menentukan apakah gol itu sah atau tidak.

Konsep ini langsung terasa beda. Saat game sepakbola lain seperti Football Manager 26 atau EA Sports FC 26 fokus ke strategi tim dan kontrol pemain, game ini malah menaruh kamu di balik layar. Pertanyaannya sederhana tapi krusial: seberapa adil kamu saat diberi kuasa?

Main Jadi VAR, Bukan Lari di Lapangan

Di Eye of the Match, pemain berperan sebagai Video Assistant Referee (VAR). Artinya, kamu bertugas mengawasi pertandingan lewat tayangan ulang, bukan berlari di lapangan.

Lewat sebuah komputer virtual, gamer bisa:

  • Memutar ulang momen krusial
  • Menjeda dan mempercepat video
  • Memperbesar detail kejadian
  • Menganalisis pelanggaran secara mendalam

Di sinilah permainan terasa unik. Keputusan kecil bisa berdampak besar. Satu pelanggaran yang terlewat, satu kartu yang salah semuanya bisa mengubah jalannya pertandingan.

Ini Belum Selesai

Sate Kere: Saat Kemiskinan Menjadi Warisan Rasa

Seni dalam Kain: Merawat Warisan, Menolak Dilupakan

“Gamer bisa menggunakan Disciplinary Action System untuk menentukan keputusan,” tulis deskripsi game di Steam.

Adil Itu Ternyata Gak Mudah

Yang bikin menarik, game ini bukan cuma soal teknis. Tapi juga soal moral. Kamu akan dihadapkan pada situasi abu-abu: apakah itu benar pelanggaran? Atau cuma simulasi?

Di dunia nyata, VAR sering jadi bahan debat panas. Nah, di game ini, kamu justru jadi pusat kontroversinya. Setiap keputusan ada konsekuensinya—baik untuk tim, pemain, bahkan jalannya pertandingan.

Singkatnya, ini bukan soal menang atau kalah. Ini soal benar atau salah.

Belum Rilis, Tapi Sudah Bikin Penasaran

Sayangnya, Mix and Jam belum mengumumkan tanggal rilis resmi Eye of the Match. Game ini juga masih belum tersedia di Steam, tapi sudah bisa masuk wishlist.

Developer baru membagikan cuplikan gameplay lewat YouTube, memberi gambaran bagaimana mekanisme VAR ini bekerja dalam versi game.

Buat kamu yang penasaran, satu hal penting: pastikan perangkatmu siap. Karena pengalaman jadi “hakim digital” ini tetap butuh spesifikasi yang mumpuni.

Sepakbola, Tapi Tentang Keputusan

Biasanya kita marah ke wasit. Tapi lewat game ini, kamu justru dipaksa berada di posisi mereka.

Dan mungkin, setelah main, kamu bakal sadar satu hal:
adil itu gampang diucapkan, tapi sulit dijalankan.

Lalu, kalau kamu yang pegang keputusan masih yakin bakal selalu benar? @eko

Tags: GameGame BaruSepak Bola

Kamu Melewatkan Ini

GTA 6 Habiskan Rp 26 Triliun, Ini Game atau Negara Kecil?

GTA 6 Habiskan Rp 26 Triliun, Ini Game atau Negara Kecil?

by eko
Mei 12, 2026

GTA 6 akhirnya semakin dekat. Tapi yang datang bukan cuma game baru melainkan proyek raksasa yang mulai mengubah wajah industri...

Vivo T5 Series: Gaya Hidup  atau Tekanan Digital yang Makin Halus?

Vivo T5 Series: Gaya Hidup atau Tekanan Digital yang Makin Halus?

by teguh
Mei 8, 2026

Kalau dulu smartphone cuma alat komunikasi, sekarang ceritanya berbeda. Pada 29/04/2026, vivo Indonesia resmi merilis Vivo T5 Series. Namun, lebih...

The Longest Wait: Ketika Timnas Jadi Tempat Bangsa Menaruh Harapan

The Longest Wait: Ketika Timnas Jadi Tempat Bangsa Menaruh Harapan

by teguh
April 29, 2026

Film dokumenter The Longest Wait resmi dikenalkan ke publik. Karya ini merekam perjuangan Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026....

Next Post
Sikap Diplomasi atau Sinyal Politik? Kedubes Iran Bertemu Dengan Jokowi

Sikap Diplomasi atau Sinyal Politik? Kedubes Iran Bertemu Dengan Jokowi

Madilog Series

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Juli 7, 2026
Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026
Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Juni 7, 2026

Marx Series

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Juli 16, 2026

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026

Uang Menjadi Kapital: Ketika Uang Berubah Jadi Mesin Penghisap – Marx Series #1.3

Mei 29, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id